Bunda.... Tiga yaa... lima yaa..
Begitulah teriak kaka dan dede sebelum tidur.
Sudah menjadi kebiasaan setiap hari , sebelum tidur anak-anak minta diceritain.
Karena anak-anak minta diceritakan dengan 3 judul atau 5 judul tiap malam, maka dicariin cerita yang pendek-pendek hehehehe.....
Tapi cerita pendek, lama juga lho selesainya... habis baru baca 2-3 baris sudah muncul pertanyaan yang sambung-menyambung.
Memang diperlukan kesabaran dalam bercerita kepada anak-anak, karena keingintahuan anak yang besar dan kata-kata baru yang belum diketahui anak, sehingga kita sebagai orang tua harus menjelaskannya dengan bahasa yang dimengerti anak.
Pernah suatu saat, kaka dan dede tanya, "mengendap-endap itu apa bun..." karena untuk menjelaskan dengan kata-kata susah maka bunda pun menjelaskan dengan gerakan.
Bagaimana nih.... kalau bunda lagi capek banget!!!!...apakah ceritanya absen...
Oooo tentu tidak...pasti deh kaka n dede akan menangis. Akhirnya kalau sudah begini, bunda cerita tentang kisah nabi atau cerita waktu kaka atau dede masih bayi.
Terkadang, karena cerita suka diulang-ulang, anak-anak jadi hafal deh...
O iya, ternyata banyak lho manfaatnya membacakan cerita kepada anak-anak sebelum tidur, diantaranya:
1. Mengajarkan Nilai Moral Yang Baik
Dengan memilih dongeng yang isi ceritanya bagus, maka akan tertanam nilai-nilai moral yang baik. Setelah mendongeng sebaiknya pendongeng menjelaskan mana yang baik yang patut ditiru dan mana-mana saja yang buruk dan tidak perlu ditiru dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai tindak kenakalan dapat dikurangi dari menanamkan perilaku dan sifat yang baik dari mencontoh karakter ataupun sifat-sifat perilaku di dalam cerita dongeng. Mendongeng mungkin memiliki efek yang lebih baik daripada mengatur anak dengan cara kekerasan (memukul, mencubit, menjewer, membentak, dan lain-lain)
2. Mengembangkan Daya Imajinasi Anak
Sayang sekali saat ini jarang sekali kaset tape atau cd audio dongeng maupun cerita suara yang dijual di toko kaset dan cd. Atau mungkin sudah tidak ada sama sekali. Padahal cerita-cerita dalam bentuk suara dapat membuat anak berimajinasi membayangkan bagaimana jalan cerita dan karakternya. Anak-anak akan terbiasa berimajinasi untuk memvisualkan sesuatu di dalam pikiran untuk menjabarkan atau menyelesaikan suatu permasalahan.
3. Menambah Wawasan Anak-Anak
Anak-anak yang terbiasa mendengar dongeng dari pendongengnya biasanya akan bertambah perbendaharaan kata, ungkapan, watak orang, sejarah, sifat baik, sifat buruk, teknik bercerita, dan lain sebagainya. Berbagai materi pelajaran sekolah pun bisa kita masukkan pelan-pelan di dalam cerita dongeng untuk membantu buah hati kita memahami pelajaran yang diberikan di sekolah.
4. Meningkatkan Kreativitas Anak
Kreatifitas anak bisa berkembang dalam berbagai bidang jika dongeng yang disampaikan dibuat sedemikian rupa menjadi berbobot. Kita pun sah-sah saja apabila ingin menambahkan isi cerita selama tidak merusak jalan cerita sehingga menjadi aneh tidak menarik lagi.
5. Mendekatkan Anak-Anak Dengan Orangtuanya
Terjadinya interaksi tanya jawab antara anak-anak dengan orangtua secara tidak langsung akan mempererat tali kasih sayang. Selain itu tertawa bersama-sama juga dapat mendekatkan hubungan emosional antar anggota keluarga. Apabila sering dilakukan maka bisa menghilangkan hubungan yang kaku antara anak dengan orangtua yang mendongengkan.
6. Menghilangkan Ketegangan / Stress
Jika anak sudah hobi mendengarkan cerita dongeng, maka anak-anak akan merasa senang dan bahagia jika mendengar dongeng. Dengan perasaan senang dan mungkin diiringin dengan canda tawa, maka berbagai rasa tegang, mud yang buruk dan rasa-rasa negatif lain bisa menghilang dengan sendirinya.
Dengan memilih dongeng yang isi ceritanya bagus, maka akan tertanam nilai-nilai moral yang baik. Setelah mendongeng sebaiknya pendongeng menjelaskan mana yang baik yang patut ditiru dan mana-mana saja yang buruk dan tidak perlu ditiru dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai tindak kenakalan dapat dikurangi dari menanamkan perilaku dan sifat yang baik dari mencontoh karakter ataupun sifat-sifat perilaku di dalam cerita dongeng. Mendongeng mungkin memiliki efek yang lebih baik daripada mengatur anak dengan cara kekerasan (memukul, mencubit, menjewer, membentak, dan lain-lain)
2. Mengembangkan Daya Imajinasi Anak
Sayang sekali saat ini jarang sekali kaset tape atau cd audio dongeng maupun cerita suara yang dijual di toko kaset dan cd. Atau mungkin sudah tidak ada sama sekali. Padahal cerita-cerita dalam bentuk suara dapat membuat anak berimajinasi membayangkan bagaimana jalan cerita dan karakternya. Anak-anak akan terbiasa berimajinasi untuk memvisualkan sesuatu di dalam pikiran untuk menjabarkan atau menyelesaikan suatu permasalahan.
3. Menambah Wawasan Anak-Anak
Anak-anak yang terbiasa mendengar dongeng dari pendongengnya biasanya akan bertambah perbendaharaan kata, ungkapan, watak orang, sejarah, sifat baik, sifat buruk, teknik bercerita, dan lain sebagainya. Berbagai materi pelajaran sekolah pun bisa kita masukkan pelan-pelan di dalam cerita dongeng untuk membantu buah hati kita memahami pelajaran yang diberikan di sekolah.
4. Meningkatkan Kreativitas Anak
Kreatifitas anak bisa berkembang dalam berbagai bidang jika dongeng yang disampaikan dibuat sedemikian rupa menjadi berbobot. Kita pun sah-sah saja apabila ingin menambahkan isi cerita selama tidak merusak jalan cerita sehingga menjadi aneh tidak menarik lagi.
5. Mendekatkan Anak-Anak Dengan Orangtuanya
Terjadinya interaksi tanya jawab antara anak-anak dengan orangtua secara tidak langsung akan mempererat tali kasih sayang. Selain itu tertawa bersama-sama juga dapat mendekatkan hubungan emosional antar anggota keluarga. Apabila sering dilakukan maka bisa menghilangkan hubungan yang kaku antara anak dengan orangtua yang mendongengkan.
6. Menghilangkan Ketegangan / Stress
Jika anak sudah hobi mendengarkan cerita dongeng, maka anak-anak akan merasa senang dan bahagia jika mendengar dongeng. Dengan perasaan senang dan mungkin diiringin dengan canda tawa, maka berbagai rasa tegang, mud yang buruk dan rasa-rasa negatif lain bisa menghilang dengan sendirinya.
7. Membantu perkembangan bicara dan bahasa anak
Orangtua yang mengajak anaknya berbicara akan direspons oleh otak
anak dan berusaha untuk menyerap suara serta bahasa yang digunakan
ibunya.Jika kebiasaan mendongengkan anak sebelum tidur ini
berlanjut, maka akan mendorong anak untuk berbicara dan mengembangkan
kemampuan bahasanya. Cara ini merupakan salah satu teknik belajar yang
menyenangkan bagi anak.
8.Membantu anak agar cinta dengan buku
Membacakan sebuah cerita sebelum anak tidur akan membuat anak mencintai buku dan menjadi senang membaca. Jika anak sudah cinta dengan buku, maka anak akan melihat buku sebagai teman yang menyenangkan seperti halnya mainan. Buku merupakan salah satu media aktif yang dapat menjaga kerja otak anak dan membantu anak menjadi lebih kreatif.
Membacakan sebuah cerita sebelum anak tidur akan membuat anak mencintai buku dan menjadi senang membaca. Jika anak sudah cinta dengan buku, maka anak akan melihat buku sebagai teman yang menyenangkan seperti halnya mainan. Buku merupakan salah satu media aktif yang dapat menjaga kerja otak anak dan membantu anak menjadi lebih kreatif.
9. Membantu anak memiliki pola tidur yang sehat
Ketika anak-anak sudah terbiasa mendengarkan cerita sebelum tidur, maka ritual nyaman ini akan menjadi alarm bagi anak bahwa setelah itu adalah saatnya tidur. Kondisi ini akan membantu anak memiliki jam tidur dan bangun yang sama setiap harinya, karena itu dianjurkan untuk melakukan rutinitas ini pada jam yang sama sejak anak masih kecil.
Ketika anak-anak sudah terbiasa mendengarkan cerita sebelum tidur, maka ritual nyaman ini akan menjadi alarm bagi anak bahwa setelah itu adalah saatnya tidur. Kondisi ini akan membantu anak memiliki jam tidur dan bangun yang sama setiap harinya, karena itu dianjurkan untuk melakukan rutinitas ini pada jam yang sama sejak anak masih kecil.
Wow... ternyata manfaatnya banyak ya...
Maka marilah bacakan cerita kepada anak-anak, secapek apapun badan kita..
SELAMAT BERCERITA KEPADA ANAK-ANAK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar